Kamis, 09 September 2010

Pembibitan & Penanaman Labu Botol


Sebagai tanaman tropis semusim dengan masa tumbuh yang pendek dibutuhkan ketrampilan untuk menanam labu botol ini dari benih. Pilihlah benih dari labu yang sudah masak di pohon serta di kering anginkan – bukan dijemur. Inilah urutan tatacara pembibitan sampai penanaman labu botol:



1.    Untuk memudahkan perkecambahan labu botol, rendamlah benih dalam air hangat-hangat kuku selama 24 jam dan letakkan di tempat yang hangat.

2.    Setelah itu pindahkan benih dalam polybag kecil atau bekas gelas air mineral dengan media tanam campuran kompos / pupuk organik dan tanah subur dengan perbandingan 1 : 1. Jangan lupa melubangi polybag /gelas mineralnya !

3.    Buat lubang tanam dengan menekan media menggunakan jari telunjuk sedalam lebih kurang 1 cm, letakkan benih mendatar dan ditimbun dengan tanah tipis saja agar bila disiram air benih tetap pada tempatnya.

4.    Letakkan pot / polybag pada tempat yang terpapar matahari penuh untuk mempercepat perkecambahan, jangan di tempat teduh.

5.    Kecambah labu botol akan muncul pada hari ke 8 –10 setelah ditanam dengan keberhasilan tumbuh berdasarkan literatur sampai 80%, tetapi berdasarkan pengalaman pribadi berkisar antara 60-70% saja.

6.    Tunggu sampai muncul 4 daun lengkap baru dipindahkan ke  lahan yang telah disiapkan.

7.    Lubang tanam berukuran panjang 50 cm, lebar 50 cm dan 50 cm dalamnya dibuat bersamaan dengan penanaman benih. Lubang tanam diberi pupuk organik / kompos dicampur tanah galian dengan perbandingan 1:1.

8.    Hati-hati dengan penyiraman. Bila tergenang air, tanaman labu botol akan membusuk, layu dan mati.

9.    Setelah tanaman labu botol mulai tumbuh dan menjalar siapkan kayu /  tali tempat merambat, serta para-para bila menginginkan produksi buah labu botol bergantungan memikat. Bila dibiarkan di tanah, buah diberi tatakan dari mulsa jerami atau rumput kering. Hati-hati dengan serangga tanah yang dapat memakan buah atau bahkan membuat buah labu botol menjadi busuk.

10.    Setelah  10 – 12 minggu sejak penanaman, bila tanaman labu botol tercukupi unsur haranya akan mulai belajar berbunga dengan mengeluarkan bunga jantan terlebih dahulu, baru berikutnya bunga betinanya. Untuk itu Anda harus mulai belajar mengawinkan sendiri bunga jantan dan bunga betinanya agar memperoleh produksi labu botol yang optimal.

Bagaimana tatacara menjadi naib/kadi – ahli mengawinkan bunga-bunga labu botol, silahkan simak tulisan selanjutnya: Kiat-kiat Mengawinkan Labu Botol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mengunjungi Blog Labu Botol. Tinggalkan komentar Anda disini...